belajar-gitar-akustik

5 Teknik Dasar Belajar Gitar Akustik untuk Pemula

April 16, 2021 | Categories: Guitar Tips.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas lima teknik dasar dalam belajar atau bermain gitar akustik untuk pemula. Dari 5 teknik dasar tersebut, kita bagi menjadi 2 kategori besar, teknik dasar tangan kiri dan tangan kanan. Mari kita bahas yang tangan kirinya dulu. Tangan kiri tidak lain dan tidak bukan yaitu untuk mengatur kunci atau chord. Yuk kita bahas satu persatu.

Pertama, kita akan belajar kunci standar atau kunci dasar. kunci dasar ini kunci yang biasanya kita tekan satu-satu, atau maksimal dua senar sekaligus. Cara menekan senarnya dengan jari-jari di tangan kiri, tepatnya bagian depan jari yang letaknya di bawah ujung kuku. Namun, ada kalanya kita juga menggunakan bagian bawah jari seperti untuk kunci f yang  perlu menekan 2 senar sekaligus.

Untuk memudahkan bermain gitar, ada baiknya memotong kuku-kuku (jika panjang) yang ada di tangan kiri. Alasannya, kalau semakin panjang kukunya, berarti saat senar ditekan, otomatis yang kena duluan itu kukunya. Tentunya, itu bakal membuatmu tidak nyaman bukan?  Kunci seperti kunci c, kunci d, melibatkan satu senar per jari, sedangkan kunci e ,mungkin kunci f, telunjuk menekan 2 senar sekaligus. Berikutnya kunci g, lalu kunci a. Untuk kunci g, di bagian bawah kita bisa gunakan kelingking atau jari manis untuk yang senar satunya. Itu semua adalah kunci-kunci standar. Berikutnya kita belajar kunci gantung.

Kunci gantung yang dimaksud disini adalah seolah-olah seperti menggantung; ada satu jari kita yang kuat, contohnya seperti kunci f. Dengan kata lain, jari telunjuk kita menekan semua senar kemudian ditambahkan jari tengah kita di fret kedua senar ketiga, kemudian jari manis kita di senar ke-5 fret ke-3, jari kelingking di fret ketiga senar 4. Inilah kunci f. Dengan cara seperti ini kita bisa merubah-rubah posisi kita, kunci f kemudian kita loncat 2 fret jadi kunci g. Kita tekan dari yang paling atas kunci a, kunci b dan kunci c. Itulah kunci gantung yang wajib kita pelajari. Nah, kalau kita ingin membuatnya jadi minor, kita tinggal buka saja jari tengahnya (tidak perlu ditekan), jadinya f minor, g minor, a minor, d minor dan c minor. Yang penting jari telunjuk kita harus kuat.

Kunci gantung berikutnya yaitu hanya turun satu. Jadi jari telunjuknya turun dan yang senar 6 tidak perlu ditekan. Kemudian tinggal ditambahkan saja menekan tiga senar seperti kunci a, jari tengah fret ke-3 senar ke-4, jari manis kita fret ke-3 senar ketiga, jari kelingking kita fret ke-3 senar kedua dan tambahkan telunjuk. Itu akan menjadi kunci bes. Loncat 2 fret ke kiri, akan berubah jadi kunci c, kunci d dan kunci e.

Untuk jadi minornya, dari sebelumnya kunci bes mayor, caranya mudah saja. Tiga jari kita (tengah, manis dan kelingking) saat kunci f ya nanti tinggal diturunkan saja. Ini akan berubah menjadi kunci bes minor, c minor, d minor dan e minor. Mudah bukan? Intinya kunci gantung itu memerlukan telunjuk yang kuat. Kunci gantung perlu kita pelajari untuk memudahkan pindah-pindah kunci.

Kunci dengan menggunakan capo. Apa sih fungsi capo? Ok, Misal kita bermain di kunci c dan ingin menaikkan nada dasarnya menjadi kunci d, bisa dengan mudah dirubah dengan menggunakan capo. Jadi kita akan bermain di kunci c seperti layaknya di kunci d (sebelum menggunakan capo). Dengan capo diposisikan di fret ke-2,  bunyinya akan sama.. Jadi ini fungsinya untuk memudahkan kita menaikkan nada dasar, tapi dengan tidak merubah gaya kuncinya.

Beralih ke tangan kanan, kita akan belajar cara melakukan struming atau genjrengan, dan cara melakukan petikan. Yang pertama yaitu cara struming, bisa menggunakan tiga macam:

1. Menggunakan jempol. Misalkan kita ingin lagu yang lembut, kita bisa gunakan jempol.

2. Menggunakan jari telunjuk. Kuku pada telunjuk ada baiknya sedikit dipanjangkan agar tidak luka. Jadi kita gunakan kuku agar lebih baik, lebih cempreng dan lebih terdengar. Saat kembalinya pun kita bisa menggunakan kuku juga atau telapak telunjuk. Kalau menggunakan bagian telapak jari telunjuk, suaranya lebih lembut.

3. Menggunakan pick. Dengan pick, suara yang dihasilkan jauh lebih berat lagi, lebih besar lagi.

Struming kunci gantung atau kunci yang 6 senar ditekan semuanya, kita  lakukan dari paling atas. Kalau kunci gantung nya sampai senar 5, maka struming-nya dari senar 5. Misalkan seperti kunci d, kita struming dari senar 4, begitu juga dengan kunci f.

Dalam hal memetik, kita bisa taruh jari telunjuk di senar 3, jari tengah di senar 2 dan jari manis di senar 1. Posisi jempol bisa disesuaikan dengan kuncinya. Misalkan kunci f, otomatis jempol berada di senar 6 atau 4.  Misal kunci c yang bass-nya berada di senar 5, otomatis jempol berada di senar 5. Intinya, 3 jari yang digunakan untuk memetik berada di senar 3, 2 dan 1. Kemudian kita bisa lakukan variasi, mana dulu yang dipetik dan mana yang dipetik bersamaan.

Jadi itulah 5 teknik dasar belajar gituar akustik untuk pemula yang wajib dipelajari. Kanan kiri itu teknik chord atau kunci. Tangan kanan untuk struming dan juga teknik petikan.

No Related Posts (in)

+62-856-9212-4666